SIMPER KEBUMEN

Pertanian

Pertanian

Oleh | Pada Minggu 24 Januari 2016 | Dibaca 0 kali

Secara umum luas panen tanaman bahan makanan pada tahun 2014 mengalami peningkatan. Hanya padi sawah dan kacang tanah yang mengalami penurunan. Peningkatan luas panen yang sangat signifikan terjadi pada tanaman kedelai, yaitu mencapai 111,91 persen dibanding tahun sebelumnya.
Sedangkan produksinya secara detail adalah sebagai berikut: Produksi padi sawah mencapai 407.940,26 ton, meningkat 2,64 persen dibanding tahun sebelumnya. Padi ladang mencapai 40.329,99 ton, meningkat 58,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Jagung 23.414,91 ton, menurun 19,78 persen
dibanding tahun sebelumnya. Ketela pohon 124.659,71 ton, menurun 10,75 persen dibanding tahun sebelumnya. Ketela rambat 1.059,21 ton, meningkat 13,56 persen dibanding tahun sebelumnya. Kacang tanah 2.607,20 ton, menurun 12,05 persen dibanding tahun sebelumnya. Kacang kedelai 8.464,98
ton, meningkat 86,48 persen dibanding tahun sebelumnya. Kacang hijau 9.469,01 ton, meningkat 33,48 persen dibanding tahun sebelumnya. Produktivitas tanaman hortikultura pada tahun 2014 cenderung masih menurun, walaupun penurunannya lebih lambat dari tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk beberapa jenis tanaman, produksinya secara detail adalah sebagai berikut: Produksi jeruk besar mencapai 128.477,00 kuintal, meningkat 14,47 persen dibanding tahun sebelumnya. Manggis 93.020,00 kuintal, menurun 37,31 persen dibanding tahun sebelumnya. Nanas 40.212,00
kuintal, meningkat 33,14 persen dibanding tahun sebelumnya. Salak 69.850,00 kuintal, meningkat 59,91 persen dibanding tahun sebelumnya. Sawo 34.085,00 kuintal, meningkat 6,44 persen dibanding tahun sebelumnya. Cabe besar 4.194,00 kuintal, meningkat 5,46 persen dibanding tahun
sebelumnya. Cabe rawit 3.054,00 kuintal, meningkat 10,41 persen dibanding tahun sebelumnya. Kacang panjang 23.621,00 kuintal, meningkat 3,61 persen dibanding tahun sebelumnya. Secara umum produksi perkebunan di Kabupaten Kebumen pada tahun 2014 mengalami peningkatan, namun ada beberapa komoditi yang produksinya mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, seperti tebu, tembakau, pala, kapok, lada, karet dan nilam.

Populasi ternak dan unggas di Kabupaten Kebumen pada tahun 2014 secara umum mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, hanya sapi perah, kuda dan babi yang populasinya menurun. Bahkan untuk jenis ternak/unggas ayam ras petelur, ayam ras pedaging, burung puyuh dan itik manila
peningkatannya diatas 100 persen. Untuk ternak yang populasinya paling besar adalah kambing yang mencapai 419.995 ekor, diikuti oleh domba dengan populasi mencapai 135.139 ekor. Sedangkan untuk unggas, yang populasinya paling besar adalah ayam sayur dengan populasi mencapai 3.886.175 ekor, diikuti olah ayam ras pedaging yang mencapai 2.145.900 ekor. Sub sektor perikanan secara umum menunjukkan kenaikan produksi, bahkan untuk perikanan laut kenaikannya hampir mencapai 274,39 persen dan untuk perikanan darat meningkat 33,84 persen. Khusus untuk perikanan laut yang total produksinya mencapai 6.487,16 ton, paling banyak dihasilkan oleh nelayan di Pasir dengan jumlah mencapai 53,46 persen dari jumlah produksi secara keseluruhan, diikuti oleh nelayan di Karangduwur yang mencapai 26,60 persen, kemudian nelayan di Logending yang mencapai 10,01 persen.

Arsip Berita

BAP3DA Kebumen

Sekretariat :
Jl. Veteran 2 Kebumen Kebumen
Telp. (0278) 381570
E-Mail
bappeda@kebumenkab.go.id